Tuesday, November 3, 2020

Berbicara dengan Mereka yang Kita Anggap Lebih

Public Speaking Skill meningkatkan karir
 

   Pasti kita pernah mengalami deg deg an, bingung ketika ada jadwal bertemu dengan seseorang yang kita anggap "lebih". Lebih pandai, sekolahnya lebih tinggi dibanding kita, lebih tua usianya dibanding kita,  lebih populer, lebih memiliki jabatan dan "lebih-lebih" yang lain. Sangat wajar jika rasa itu menyerang kita. Biasanya ini membuat rasa percaya diri kita menjadi menurun. 

    Satu hal yang harus kita pahami, kita dan mereka yang spesial itu, adalah sama. Sama-sama menghirup oksigen yang molekulnya O2. Sama-sama makan nasi, kalau dia tidak sedang berdiet ya. Pokoknya yang harus kita tekankan di otak kita adalah kita dan mereka yang kita anggap "lebih" itu sejajar. Merasa sejajar ini sangat penting agar rasa percaya diri

tidak turun bahkan sampai ke titik nadir. Menganggap diri kita sejajar, bukan lantas membuat kita menjadi tidak sopan. Sopan dan ramah adalah kunci utama untuk bisa diterima dimana saja, oleh siapa saja. Harus kita sadari, menjadi sopan dan ramah tentu saja merupakan bentuk penghargaan kita untuk diri sendiri. Orang lain akan mendapat bonus dari sikap sopan dan ramah kita. 

    Ada banyak tips yang bisa kita lakukan dalam rangka sopan dan ramah, ketika menghadapi rekan bicara yang kita anggap "lebih". Misalnya, tidak sok pintar, tidak sok menggurui. Siapa pun pasti malas jika bertemu dengan orang yang sok pintar dan sok menggurui, bukan?

    Yuk, saya ajak para sahabat untuk menuliskan masukan tips, bagaimana menghadapi seseorang atau rekan bicara yang kita anggap "lebih". Semoga tips itu bisa kita terapkan dalam keseharian kita. 

    Asah terus kemampuan kita ber-public speaking. 


Terima kasih kepada sahabat Panin Kediri atas kiriman fotonya. Silahkan sahabat lain mengirimkan foto yang menunjukkan working life. Kirim melalui email ke ernawatiidah@gmail.com. Kantor/ instansi para sahabat akan mendapat special rate untuk pelatihan in house training. 

Untuk tips yang lain, ikuti ig ispeak2013 dan FP i Speak  by idah ernawati.

2 comments:

  1. Ada banyak cara memang untuk menghasilkan sebuah obrolan yg menyenangkan bahkan saat berbicara dengan orang yang kita anggap "lebih". Selalu berupaya menjadi pribadi yg ramah dan sopan tentu akan menjadi cara yg jitu, namun ketika itu ditambah dg penggunaan "bahasa tubuh" dengan porsi yang sesuai , akan membuat lebih nyaman saat ngobrol bersama bahkan dg org yg kita anggap lebih pintar atw lebih kita hormati. Selamaaattt mencobaaa....

    ReplyDelete

Ramah itu Mudah

   customer is a king           Pernah menemui dokter yang tidak ramah? Pintar tetapi pelit bicara? Kita yang bertanya merasa sudah melakuka...